Perkembangan kecerdasan buatan (AI) terus menghadirkan inovasi baru dalam dunia digital. Salah satu fitur terbaru yang menarik perhatian adalah kemampuan ChatGPT untuk mengubah foto menjadi animasi bergaya Studio Ghibli.
Teknologi ini memanfaatkan model AI generatif yang mampu meniru estetika khas animasi Ghibli, termasuk garis lembut, warna pastel, dan ekspresi karakter yang emosional. Pengguna cukup mengunggah foto, lalu sistem akan mengonversinya menjadi ilustrasi atau bahkan animasi pendek dengan gaya khas film seperti My Neighbor Totoro atau Spirited Away.
OpenAI, perusahaan di balik ChatGPT, menjelaskan bahwa fitur ini memanfaatkan model visual terbaru yang mereka kembangkan. Namun, mereka juga menekankan bahwa teknologi ini masih dalam tahap pengembangan dan dapat mengalami keterbatasan, terutama dalam aspek akurasi dan detail artistik.
Kemampuan AI dalam mengubah gambar menjadi animasi membawa berbagai potensi bagi industri kreatif. Para seniman dan kreator konten dapat menggunakannya untuk mempercepat proses ilustrasi atau menghasilkan karya seni dengan gaya tertentu tanpa harus menggambar secara manual.
Meski demikian, kemajuan ini juga menimbulkan pertanyaan seputar hak cipta dan dampak bagi industri animasi tradisional. OpenAI menyatakan bahwa mereka terus melakukan evaluasi terhadap implikasi etis dari teknologi ini dan memastikan bahwa AI digunakan secara bertanggung jawab.
Dengan perkembangan ini, dunia animasi berpotensi mengalami revolusi besar. Kini, siapa pun bisa menghidupkan foto mereka dalam bentuk animasi ala Ghibli dengan bantuan kecerdasan buatan.